Senin, Agustus 29, 2022

Koneksi Antarmateri Modul 1.4 Budaya Positif

KONEKSI ANTARMATERI MODUL 1.4

Minggu, Agustus 21, 2022

VISI GURU PENGGERAK

AKSI NYATA MODUL 1.3

Rabu, Agustus 17, 2022

KONEKSI ANTARMATERI MODUL 1.3

 Koneksi antarMateri Modul 1.3

Oleh: Sholehuddin, S.Pd., M.M.

Calon Guru Penggerak Angkatan 5

 

Koneksi antarmateri modul 1.3 ini berisi tentang kaitan materi pemahaman visi guru penggerak dengan filososfi pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD), nilai dan peran guru penggerak, serta manajemen perubahan inkuiri apresiatif dengan tahapan BAGJA untuk mewujudkan visi.

Ki Hajar Dewantara mengungkapkan bahwa tujuan pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan.

Setiap anak adalah pribadi yang unik, yang khas dan berbeda dengan yang lainnya. Mereka berhak untuk mendapatkan perlakuan yang berbeda dan merdeka agar bisa umbuh dan berkembang dengan baik. Benih jagung tidak sama perlakuannya dengan benih padi. Hal ini tentu harus dipahami oleh guru selaku petani. Petani yang baik harus mengenal dan paham dengan benih yang disemaikan.

Untuk itu nilai-nilai dari guru penggerak seperti mandiri, reflektif, kreatif , inovatif, dan berpihak pada murid semestinya melekat dalam diri seorang guru penggerak, agar mampu menjalankan perannya dengan baik demi mewujudkan visinya, yaitu mewujudkan profil pelajar Pancasila melalui merdeka belajar.

Adapun peran guru penggerak antara lain :

1. Menjadi pemimpin pembelajaran

2. Menggerakkan komunitas praktisi

3. Mendorong kolaborasi antar guru

4. Menjadi coach bagi guru lain

5. Mewujudkan kepemimpinan murid

Modal nilai-nilai yang dimiliki guru sebagai pendidik mempunyai tugas among (emban). Sebagai pengasuh yang mempunyai peran mengasuh, membimbing anak didik dengan ikhlas sesuai bakat dan minat yang diasuh. Guru sebagai pendidik hendaknya mencermati garis kodrat kemampuan anak didik agar jiwanya merdeka lahir dan batin. Anak didik mempuyai kodratnya masing-masing. Guru sebagai pendidik mempunyai tugas mulia menuntun kodrat anak tersebut. Melalui pendidikan, guru akan menuntun anak yang sudah mempunyai kodrat baik akan menjadi lebih baik lagi.

Visi yang telah saya susun adalah menghasilkan murid berprofil pelajar pancasila dengan SDM yang berkualitas. Tampak jelas adanya tujuan untuk menanamkan karakter profil pelajar Pancasila dalam suasana merdeka belajar dengan pembelajaran yang berpihak pada murid, nyaman, dan menyenangkan bagi anak didik, sehingga memberi ruang dan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang seuai kodratnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka guru harus bisa memetakan kekuatan yang ada baik dari diri anak didik maupun lingkungan di sekitarnya. Pemetakaan dapat dilakiukan dari kepala sekolah, rekan sejawat, orang tua murid, masyarakat, sarana prasarana, dan murid itu sendiri. Setelah memahami peta kekuatan maka bisa menemukan strategi untuk melakukan perubahan mewujudkan mimpi menjadi nyata.

Manajemen perubahan yang bisa diterapkan adalah inkuiri apresiatif dengan tahapan BAGJA. yang terdiri dari:

1.  Buat Pertanyaan

2.  Ambil pelajaran

3.  Galim impi

4.  Jabarkan rencana

5.  Atur Eksekusi


Untuk menentukan visi, kita bisa menggunakan strategi tahapan BAGJA tersebut sebagai acuan.

Jumat, Agustus 12, 2022

VISI GURU PENGGERAK

DEMONTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3

Kamis, Juni 16, 2022

NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK

DEMONTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.2

KONEKSI ANTARMATERI MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK

KONEKSI ANTARMATERI MODUL 1.2

AKSI NYATA MODUL 1.2 - NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK

AKSI NYATA MODUL 1.2

NILAI DAN GURU PENGGERAK

 

Oleh: Sholehuddin, S.Pd., M.M.

Calon Guru Penggerak Angkatan 5

 

Fasilitator: Lidya Ardyan, M.Psi

Pendamping Praktik : Sujianto, S. Pd.

 

 

1.  Latar Belakang

Kehidupan manusia tidak akan terlepas dengan dunia pendidikan, karena pendidikan merupakan bagian terpenting bagi kehidupan. Melalui pendidikan, manusia sangat berharap nilai-nilai kemanusiaan itu diwariskan, bukan hanya diwariskan melainkan ditanamkan pada diri dalam watak dan kepribadian. Nilai dan Peran guru penggerak sangat erat kaitannya dengan Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Ki hadjar dewantara merumuskan bahwa fokus utama Pendidikan adalah murid. Guru harus mampu membuat situasi pembelajaran yang mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman murid-muridnya. Maka untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan guru dengan nilai dan peran yang diharapkan dalam Pendidikan guru penggerak ini. guru penggerak diharapkan dapat memiliki, menghayati dan mempraktikkan nilai dan perannya. Guru penggerak harus mandiri yaitu bertanggung jawab secara penuh dengan apa yang dilakukan dalam rangka mewujudkan keinginannya tanpa menunggu perintah orang lain, dan siap menerima segala konsekuensinya. Namun, selain mampu bekerja secara mandiri guru penggerak juga harus mampu bekerja sama, dan memahami peran yang diemban atau kolaborasi.

Kolaborasi merupakan tindakan individu dan kelompok yang bekerja sama untuk membuat keputusan secara bersama-sama, sehingga ketika berbicara tentang kolaborasi menganggap satu kesatuan. Kolaborasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam dunia Pendidikan karena dapat memenuhi beberapa tujuan, diantaranya membantu memecahkan masalah, membantu orang belajar dari satu sama lain.

Guru dapat berkolaborasi dengan rekan sejawatnya di dalam mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensinya. Bentuk kolaborasi dapat dilakukan melalui kegiatan saling berbagi dengan rekan-rekannya terkait praktik pembelajaran yang telah dilakukan di kelasnya masing-masing untuk dapat diberi masukan dan di adopsi oleh guru lain.

Guru dapat berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan kemajuan teknologi maupun alam untuk mendukung proses pembelajaran yang mereka laksanakan seperti pengembangan model pembelajaran yang lebih menarik setelah berkolaborasi dengan teman sejawat atau rekan guru lain. Dengan demikian pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru akan lebih variatif dan tidak membosankan bagi peserta didik.

 

B. Tujuan

Adapun tujuan aksi nyata yang dilakukan calon guru pengerak yaitu:

1.  Melaksanakan nilai dan peran guru penggerak 

2.  Melaksanakan kolaborasi dengan teman sejawat

3.  Mempererat komunikasi dengan rekan sejawat.

 

C. Deskripsi Aksi Nyata

Aksi Nyata pada modul 1.2 ini dalam rangka mewujudkan pembelajaran yang lebih baik. Pelaksanaan aksi nyata yang dilakukan dengan rekan guru dengan berbagi praktik baik maupun permasalahan di kelas untuk meningkatkan kesadaran guru-guru dalam rangka mengembangkan diri untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Guru-guru sangat antusias mengikuti kegiatan sharing ini.  

Meskipun ada beberapa kendala yang dialami selama pelaksanaan aksi nyata yaitu masih adanya beberapa orang guru yang belum bisa mengikuti kegiatan sharing dan berbagi yang diakibatkan adanya kesibukan dan kegiatan yang lain.

D. Hasil Aksi Nyata

Adapun hasil dari kegiatan aksi nyata yang telah saya lakukan adalah Dengan adanya kegiatan ini semakin memotivasi kita bahwa dengan berkolaborasi dengan rekan sejawatnya dapat mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi yang kita miliki sebagai guru. Selain itu dengan kolaborasi juga dapat menemukan solusi dari permasalahan dan lebih mempererat komunikasi dengan rekan sejawat.

E. KESIMPULAN

Sebagai guru dituntut untuk selalu melakukan perubahan positif dalam kegiatan pembelajaran, merefleksi diri untuk melangkah maju dan menerima perubahan positif. Guru harus melakukan kolaborasi dan senantiasa bersedia menerima saran, masukan yang membangun demi peningkatan pendidikan di masa depan. Sebagai pendidik guru harus memberikan yang terbaik buat siswa, teman sejawat, dan sekolah adalah kebanggaan tersendiri bagi saya. Namun demikian apa yang sudah saya lakukan perlu ditingkatkan lagi, karena peran dan nilai guru penggerak ini akan terus saya terapkan secara konsisten dan berkomitmen menggerakkan komunitas belajar di sekolah sendiri maupun sekolah lain.